Workshop Gerakan Pandai : Pengajar Era Digital Indonesia

Kamis ( 28/10), Tim Biro Bebras Unsoed mengadakan Workshop Gerakan Pandai. Workshop yang dilakukan secara melalui Aplikasi Zoom meeting itu merupakan kegiatan Gerakan Google Pandai sesi 2 dimana sesi 1 telah dilaksanakan pada Bulan Maret 2021. Workshop dengan tema “Pengajar Era Digital Indonesia” diikuti oleh sejumlah guru di wilayah Barlingmascakeb yang senantiasa bersemangat dalam mengemban tugas mulia dalam kiprahnya mendidik dan mempersiapkan generasi bangsa.

Workshop Sesi pertama, Ketua Biro Bebras Unsoed, Swahesti Puspita Rahayu, S.Kom., M.T mengungkap mengapa Computational Thinking diperlukan, sejumlah data dan faktapun diungkap. Perolehan skor PISA Siswa-Siswi Indonesia, tuntutan keterampilan Abad ke-21, Revolusi Industri 4.0, dan Society 5.0 adalah beban berat tanggung jawab Pendidikan terutama Para Pendidik di Indonesia. Namun demikian, Itu semua jangan dan bukanlah beban. Sebagai bentuk optimistis Pendidikan di Indonesia, data dan fakta tersebut adalah sebuah tantangan sekaligus kebutuhan SDM Indonesia untuk dapat beradaptasi dan andil dalam perkembangan-perkembangan kemajuan global sekarang dan selanjutnya.

Secara dinamis, Apa itu Computational Thinking dipaparkan oleh Ketua Biro Bebras Unsoed di sesi kedua. Selanjutnya dipaparkan juga tentang apa itu gerakan pandai dan apa saja tugas dari para Guru dalam mengikuti program gerakan pandai tersebut.

Pada sesi terakhir, Ketua Biro Bebras Unsoed menyampaikan timeline gerakan pandai, tugas micoteaching serta simulasi LMS yang akan digunakan untuk penyelesaian program pandai tersebut melalui ct.if.unsoed.ac.id.

Workshop yang diikuti oleh 25 guru ini berlangsung lancar dan antusias, banyak guru yang terlibat tanya jawab dengan Ketua Biro Bebras Unsoed dan acara diakhiri dengan foto bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *