Pedoman Kerja Praktek

Untuk memberikan pengarahan dan pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas Kerja Praktek, baik pada saat pembekalan di kampus maupun pelaksanaan di tempat kerja praktek, para peserta Kerja Praktek terikat dalam suatu tata tertib, yang pada hakekatnya dimaksudkan untuk :

1. Memberikan jaminan keberhasilan Kerja Praktek dan nama baik almamater.

2. Mempertahankan citra dan persepsi masyarakat terhadap Jurusan Teknik Informatika.

A. Pembekalan

Materi pembekalan yang diberikan kepada peserta Kerja Praktek adalah:

  1. Gambaran umum dunia kerja.
  2. Etika yang dituntut di dunia kerja
  3. Gambaran teknis pelaksanaan dan pola komunikasi Kerja Praktek yang mengacu pada tujuan-tujuan Kerja Praktek.
  4. Masalah-masalah yang biasa timbul selama pelaksanaan Kerja Praktek.
  5. Mekanisme komunikasi dengan dosen pembimbing Kerja Praktek.
  6. Pembuatan proposal, rencana kerja, laporan harian, dan laporan akhir.

B. Proses Pengajuan KP

  1. Mahasiswa dipersilakan mencari tempat KP sesuai dengan yang diminati.
  2. Mahasiswa dapat mengajukan surat permohonan KP dari Fakultas maksimal untuk 2 instansi/tempat KP.
  3. Mahasiswa mengajukan permohonan KP ke instansi yang dituju dengan disertai surat permohonan KP dan proposal KP, jika diperlukan mahasiswa dapat melakukan revisi proposal sesuai dengan kebutuhan dari instansi.
  4. Mahasiswa mengajukan usulan KP ke bagian akademik dengan melampirkan syarat-syarat Kerja Praktek termasuk surat penerimaan dari instansi. [FR-KP1]
  5. Komisi Studi Akhir akan menetapkan dosen pembimbing KP bagi mahasiswa dengan usulan KP yang dinyatakan layak, bagi yang dinyatakan tidak layak segera memperbaiki permohonan KP sesuai saran Komisi Studi Akhir untuk diusulkan kembali.
  6. Fakultas akan menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) untuk mahasiswa dan dosen pembimbing.
  7. Mahasiswa menyerahkan SPK kepada Komisi Studi Akhir, dosen Pembimbing dan proses pembimbingan KP sudah dapat dilaksanakan. Tanda bukti penyerahan SPK terlampir [FR-KP-SerahSPK]
  8. Penyerahan SPK kepada dosen pembimbing maksimal 1 minggu setelah SPK dikeluarkan, jika diserahkan lebih dari 1 minggu maka akan mengurangi penilaian komponen Pra-KP.
  9. Mahasiswa melaksanakan Kerja Praktek dengan membawa SPK.

C. Proses Pelaksanaan

  1. Para peserta Kerja Praktek wajib melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh instansi.
  2. Para peserta Kerja Praktek wajib menghayati dan menyesuakan diri dengan kehidupan di instansi.
  3. Para peserta Kerja Praktek wajib membina kerjasama antar sesama peserta Kerja Praktek dan dengan karyawan lain di perusahaan tempat Kerja Praktek.
  4. Para peserta Kerja Praktek wajib menunjung tinggi nama baik almamater dan memenuhi norma-norma di perusahaan tempat Kerja Praktik
  5. Perihal meninggalkan lokasi Kerja Praktik, setiap peserta Kerja Praktek yang akan meninggalkan lokasi Kerja Praktek baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan akademik harus memberitahukan dan memperoleh ijin dari pihak perusahaan dimana mahasiswa tersebut melaksanakan Kerja Praktek.
  6. Para peserta Kerja Praktek tidak diperbolehkan melakukan tindakan-tindakan asusila dan amoral.
  7. Peserta Kerja Praktek wajib berpakaian rapi, sesuai dengan aturan dari perusahaan.
  8. Diakhir pelaksaan Kerja Praktek di instansi, mahasiswa harus sudah menyelesaikan tugas yang diberikan, mempresentasikan dan memperoleh penilaian dari pembimbing lapangan di instansi.
  9. Apabila dalam pelaksanaan Kerja Praktek timbul permasalahan, mahasiswa segera menyampaikan kepada dosen pembimbing.
  10. Pada saat pembimbingan dengan Dosen Pembimbing KP, mahasiswa wajib membawa SPK untuk ditandatangani langsung, agar diketahui tanggal pembimbingan, jika tidak membawa SPK maka tidak akan dilayani.
  11. Dosen menyediakan jadwal bimbingan tetap setiap minggu.
  12. Mahasiswa wajib mengisi Lembar Absensi KP di tempat Kerja Praktek.
Untuk lebih lengkapnya Pedoman pelaksanaan Kerja Praktek dapat didownload  disini